LAPORAN OBSERVASI
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA PEMBELAJARAN
“ Penggunaan Multimedia Interaktif
dengan Bantuan Aplikasi Macromedia Director Terhadap Hasil Belajar Pada Mata
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII SMP N 16 Padang “
Oleh :
RICHA KRISMA
2011 / 1100347
JURUSAN KURIKULUM DAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2014
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pendidikan nasional
berfungsi mengembangkan kemampuan serta bentuk watak peradaban bangsa yang
bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk
mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung
jawab.
Menciptakan siswa yang
berkualitas merupakan keberhasilan dari suatu kegiatan belajar mengajar dan
keberhasilan seluruh komponen sekolah dalam memberikn tahapan atau pun proses
pemberian pengalaman yang dapat dilihat dari hasil belajar siswa setelah
mengikuti proses belajar mengajar.
Setiap siswa
berkeinginan untuk berhasil dalam kegiatan belajar. Keberhasilan ini menjadi
kebanggaan bagi dirinya. Salah satu indikator keberhasilan siswa dalam proses
pembelajaran adalah dengan mendapatkan hasil belajar yang baik. Dapat dikatakan
bahwa keberhasilan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran akan tercermin
dari hasil belajar yang akan dicapai siswa. Artinya, semakin baik pelaksanaan
pembelajaran maka hasil belajar siswa juga akan semakin baik begitu juga
sebaliknya.
Guru diyakini sebagai
salah satu faktor dominan yang menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam
mencapai hasil pada proses pembelajaran. Pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan
Alam siswa belajar teori dan praktek, guru dituntut untuk bisa mengelola
pembelajaran dengan baik, khususnya pada saat belajar teori karena siswa pasti
akan lebih menarik untuk belajar praktek dari pada teori, hal ini dikarenakan
siswa itu beranggapan kalau belajar teori itu membosankan. Dan untuk
mendapatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam yang tinggi maka faktor utama
yang harus dipenuhi dengan baik seperti, ketersediaan media yang mencukupi dan
kompetensi guru yang baik serta metode, strategi dan teknik pembelajaran
menjadi baik.
Sementara itu seiring
dengan pesatnya perkembangan media informasi dan komunikasi, baik perangkat
keras (hardware) maupun perangkat lunak (software), akan membawa perubahan
begesernya peranan guru, termasuk guru Ilmu Pengetahuan Alam sebagai
penyampaian pesan/informasi. Guru tidak bisa lagi berperan sebagai satu-satunya
sumber informasi bagi kegiatan pembelajaran para situasinya akan tetapi siswa
dapat memperoleh informasi dari berbagai sumber, salah satunya adalah dari
penggunaan multimedia interaktif.
Pada saat sekarang ini
sudah banyak dirancang media interaktif yang bisa digunakan dalam pemeblajaran.
Pada dasarnya penggunaan media interaktif dalam pembelajaran bertujuan untuk
mempertajam pesan yang disampaikan dengan kelebihannya menarik indera dan
menarik minat siswa karena multimedia interaktif ini merupakan penggabungan
media-media yang bisa terdiri dari audio visual dan lain-lain.
Berdasarkan pengamatan
dan wawancara penulis pada saat melakukan tugas observasi mata kuliah
pengembangan sumber daya pembelajaran di SMP N 16 Padang. Sekolah ini sudah
dilengkapi dengan fasilitas labor yang memadai. Namun saranan dan prasarana
yang memadai belum tentu dapat menjamin hasil belajar yang baik, jika ditunjang
dengan penggunaan strategi pembelajaran yang efektif dan efisien dan media yang
tepat untuk penunjang proses pembelajaran.
Penyebab dari rendahnya
hasil belajar siswa tersebut antara lain adalah kurangnya minat serta motivasi
siswa dalam mengikuti pembelajaran, siswa kurang berkonsentrasi dalam
pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Kurangnya bimbingan terhadap siswa tentang
penggunaan alat-alat yang ada pada laboratorium dikarenakan masih ditemuinya
siswa yang asik berbicara dan mengganggu teman-temannya selama proses
pembelajaran berlangsung lebih bersifat kepada pembelajaran konvensional dimana
guru menjadi satu-satunya sumber pelajaran dan siswa hanya mengikuti instruksi
guru tersebut.
Untuk mengatasi
permasalahan tersebut, diterapkanlah penggunaan Multimedia Interaktif, yang
dibantu dengan penggunaan Aplikasi Macromedia
Director. Penggunaan Multimedia Interaktif ini di duga dapat meningkatkan
hasil belajar siswa, karena penggunaan multimedia interaktif ini lebih menarik
dan lebih mudah untuk dipahami, apalagi sifat media ini selain teraktif juga
bersifat multimedia yang meliputi sound, animasi, video, teks, grafis untuk
membangun suasana belajar yang lebih segar, menyenangkan aplikasi Macromedia Director yang mana aplikasi ini dapat memantau dan
mengontrol kegiatan siswa selama proses pembelajaran berlangsung, sehingga
penggunaan media interaktif dapat berjalan dengan baik dan efisien. Dengan
digunakannya aplikasi Macromedia Director,
diharapkan pendidik atau guru dapat mengatur dan memantau pemakaian komputer
dari hal-hal yang bersifat negatif dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya,
yang sering dilakukan oleh siswa pada saat proses belajar mengajar (PBM)
berlangsung.
B. Tujuan
Adapun tujuan yang
hendak dicapai pada laporan observasi ini yaitu :
1.
Observer
ingin membantu guru mata pelajaran IPA untuk memecahkan masalah yang terdapat
pada siswa kelas VII SMP N 16 Padang
2.
Observer
ingin merealisasikan alternatif pemecahan masalah yang terdapat pada siswa
kelas VII SMP N 16 Padang.
C. Manfaat
Manfaat dari laporan
observasi ini yaitu :;
1.
Guru
dapat menggunakan media yang telah di realisasikan oleh observer.
2.
Mengoptimalkan
efektifitas dan efisiensi pelaksanaan proses pembelajaran.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Belajar
dan Pembelajaran
1.
Pengertian
Belajar dan Pembelajaran
Belajar
itu dapat diartikan sebagai perubahan pada diri seseorang atau lembaga yang
relatif menetap dan berkembang dalam pengetahuan, sikap dan keterampilan, yang
disesbabkan karena pemikiran dan pengalaman. Belajar itu terjadi dimana saja,
kapan saja, apa saja, dari apa atau siapa saja, dan dengan cara bagaimana saja.
Belajar
dapat diartikan sebagai suatu prose perubahan tingkah laku akibat adanya
interaksi antara individu dengan lingkungan. Menurut Slameto (1991 : 31) secara
umum belajar merupakan: “(1) perubahan tingkah laku seseorang sebagai hasil
dari proses interaksi dengan lingkungan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. (2)
usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh perubahan individu dalam
interaksinya dengan lingkungan.
Jadi
belajar adalah proses perubahan tingkah laku yang dialami oleh seseorang secara
terus menerus untuk menuju tingkah laku atau kemampuan yang diharapkan. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa belajar merupakan prose perubahan tingkah laku
yang dialami oleh seseorang secara terus menerus untuk menuju suatu tingkah
laku yang positif, akibat dari peningkatan pengetahuan, keterampilan, nilai dan
sikap, kemampuan berpikir secara efektif, logis serta kemampuan aktif dan
kreatif yang telah dicapainya.
2.
Proses
Belajar dan Pembelajaran
Agar pembelajaran dapat
berjaan dengan baik, maka sebelum pembelajaran dilaksanakan pada guru harus
mempersiapkan terlebih dahulu segala sesuatu yang berkenaan dengan mata
pelajaran yang akan diajarkan.
a.
Persiapan
guru sebelum mengajar
Sebelum
melakukan pembelajaran dikelas guru mempersiapkan beberapa hal yaitu pogram
tahunan, semester, RPP, silabus, alat bantu pembelajaran dan sistem penilaian.
b.
Pelaksanaan
pembelajaran
Pelaksanaan
pembelajaran, guru diharapkan mampu mengelola kelas dengan baik agar tercipta
situasi belajar yang kondusif. Kemudian untuk melibatkan siswa dalam
pembelajaran guru mempunyai peran penting dalam memilih metode dan media yang
cocok agar proses belajar mengajar dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang
diharapkan.
c.
Kegiatan
penutup pembelajaran
Dalam
kegiatan penutup pembelajaran guru harus melakukan kegiatan penilaian. Jeni
kegiatan penilaian dapat berupa tes dan non tes, jika penilaian pada
pengetahuan atau pemahaman siswa dapat dilakukan tes tertulis dan lisan.
B.
Hasil
belajar
1.
Definisi
Hasil Belajar
Hasil
belajar merupakan suatu prestasi yang dicapai seseorang dalam mengikuti proses
pembelajaran atau hasil belajar adalah perubahan yang terjadi dari individu.
Perubahan yang diperoleh dari hasil belajar adalah perubahan secara menyeluruh
terhadap tingkah laku yang ada pada dari individu.
Dalam
belajar seseorang akan memperoleh perubahan tingkah laku berupa pengetahuan,
keterampilan, sikap yang dilakukan secara sadar yang menghasilkan perubahan
yang permanen. Perubahan ini akan terjadi karena adanya interaksi dengan
lingkungan.
2.
Faktor-faktor
yang mempengaruhi hasil belajar
a.
Faktor
internal
Menurut Depdikbud aktor internal yang mempengaruhi hasil belajar siswa
dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu :
1)
Kondisi
Fisiologis
Pada umumnya sangat berpengaruh terhadap kemampuan belajar seseorang
dalam keadaan segar akan berbeda hasil belajar dengan orang yang sedang dalam
keadaan lelah.
2)
Kondisi
psikologis
Beberapa faktor psikologis yang mempengaruhi terhadap proses belajar
adalah minat, kecerdasan, bakat, motivasi, kematangan dan kesegaran jasmani.
b.
Faktor
eksternal
1.
Faktor
lingkungan
Faktor
lingkungan dapat berupa lingkungan alami seperti keadaan suhu, kelembaban
udara, dimana orang indonesia cenderung berpendapat bahwa belajar pada pagi
hari akan lebih baik hasilya dari pada belajar pada siang dan sore hari.
2.
Faktor
instrumen
Faktor
instrumen adalah faktor yang pengadaan dan penggunaannya direncanakan sesuai
dengan hasil belajar yang diharapkan. Faktor-faktor mencapai tujuan-tujuan
belajar yang telah direncanakan.
C.
Macromedia
Director
1.
Konsep
Macromedia Director
Macromedia director merupaja perangkat lunak komputer
yang tergolong pada teknologi multimedia. Teknologi multimedia merupakan sumber
belajar yang mempunyai kekuatan yang lebih dalm membidik penerima pesan.
Teknologi multimeia ini dapat menyampaikan informasi secara audio vidual
sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh penerima pesan tersebut.
Gabungan
gambar dan suara merupakan kekuatan yang sangat luar biasa untuk menciptakan
pemikiran cemerlang siswa, karena pesan atau materi pembelajaran akan menjadi mudah
dipahami dan diterima oleh siswa. Gabungan ini semua akan menjadi lebih optimal
jika ditambah dengan fungsi-fungsi interaktif sehingga materi yang disampaikan
oleh pembuat sumber belajar (guru) dapat selaras dengan pesan yang diterima
oleh siswa atau penerima.
Macromedia
director adalah software yang menyatukan berbagai media: image, animasi, video,
audio dan teks untuk membuat sebuah produk presentasi yang lazim disebut
multimedia.
2.
Keunggulan
Macromedia Director
Macromedia
director memiliki banyak keunggulan, dalam penggunaanya macromedia director
dapat menambah dan mengendalikan berbagai teks, grafik, animasi, bunyi dan
video serta mengembangkan keinteraktifan.
Director
mampu mengimport banyak format seperti :
a.
Movie
format VCD DVD & AVI
b.
Bitmap
: PSD, JPG, GIF dll
c.
Vector
: AI, SWF (flash)
d.
3
dimanesi : W3D Shockwave 3D
e.
Audio
:WAV, MP3, MIDI
Selain itu dengan
menggunakan macromedia director dapat membuat suatu informasi untuk disampaikan
kepada pihak lain secara interaktif, dapat membut proyek persentasi pendidikan
yang berisikan data-data pengetahuan, lalu dapat juga membuat presentasi.
Director tidak hanya dapat digunakan untuk membuat sebuah presentasi
multimedia, lebih dari itu director dapat juga menciptakan produk multimedia
lainnya.
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Penggunaan multimedia
interaktif dapat membantu dan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa
kelas VII pada mata pelajaran Ilmu pengetahuan Alam SMP N 16 Padang. Guru juga
dapat menampilkan berbagai macam media pembelajaran yang dapat meningkatkan
minat siswa.
B.
Saran
Pembelajaran dengan
program macromedia director sebaiknya tidak hanya dilakukan pada mata pelajaran
Ilmu Pengetahuan Alam saja. Hal ini dimaksudkan karena program macromedia
director dapat dimanfaatkan juga dalam mempresentasikan materi pada mata
pelajaran yang lain.